Minggu, 05 Mei 2024

9 Program Untuk Masyarakat, Holda Optimis Sumsel Akan Jadi 10 Terkaya Di Indonesia



 Sumsel

Wanita Pertama Calon gubernur Sumsel Ir, Holda, M.Si Akan Merubah Sumsel Dari 10 Provinsi Termiskin, Menjadi 10 Provinsi Terkaya Di Indonesia


Baru pertama kali wanita calon gubernur Sumsel Ir, Holda, M.Si. dengan slogan Ekonomi hijau ternyata di dalam programnya syarat untuk kepentingan rakyat kecil


Peruntukannya sangat gamblang dan jelas, betul betul untuk masyarakat miskin, esktrim yang akan di angkat menjadi pelaku usaha perkebunan milik rakyat sendiri, hal itu tertuang dalam visi misi Holda, Jika Holda menjadi Gubernur Sumsel tahun 2024.


Holda mengatakan “hanya butuh waktu 4 tahun saja untuk mengangkat ekonomi rakyat yang sekarat menjadi rakyat yang bermartabat, dari yang tergilas menjadi yang berkelas, jangan pernah bilang kalau saat ini para petani sudah sejahtera”.


Masih kata Holda faktanya saat ini hampir semua rakyat menderita, sekarang hadir Perempuan Cerdas berintegritas, yang akan merubah Sumatera Selatan dari 10 provinsi termiskin di Indonesia akan menjadi 10 provinsi terkaya di Indonesia. Tegas Holda perempuan dari anak orang biasa biasa saja, sehingga mengerti dan paham akan penderitaan dan keluhan rakyat.


Karena tumbuh dan besar dari rakyat jelata, maka tekadnya akan menjadi nyata, berikan kesempatan untuk Holda memimpin Sumatera Selatan hanya dalan masa satu periode kepemimpinan. Inilah program program yang selama ini di tunggu oleh rakyat.


1. Peningkatan ekonomi rakyat melalui pemberian sertifikat tanah lahan perkebunan gratis, lahan tidur yang di miliki oleh rakyat akan di inventarisir oleh pemerintah desa dan BPD akan di buatkan legalitas kepemilikannya dalan bentuk sertifikat gratis.


2.Rakyat yang sudah di buatkan sertifikat tanah secara gratis, akan di berikan bantuan pembukaan lahan untuk perkebunan, perkebunan tersebut bisa untuk perkebunan, kelapa sawit, perkebunan kopi, perkebunan holtikultura sayuran dan buah buahan, dan termasuk percetakan sawah baru, dan kolam perikanan, tentunya di sesuaikan topografi daerah masing masing.


3.Pembukaan lahan di mana adanya larang pembakaran hutan oleh pemerintah, rakyat menemui kendala, namun dalam program ini, Holda memberikan jalan keluar, bahwa kayu yang di tebang jangan di bakar tapi akan di beli oleh perusahaan daerah untuk pembuatan woodpelet dan woodchip, sebagai bahan bakar pembangkit listrik yang di konversi dangan batu bara. Ini sudah ada pasarnya, bahkan permintaanya sangat tinggi di Indonesia bahkan di luar negeri.


4.Pemberian bibit gratis sesuai luasannya lahan masing masing.


5.Pemberian bantuan pupuk gratis sampai masa panen.


6.Pendampingan gratis oleh petugas Penyuluh Pertanian Lapangan yang bersertifikasi dan berpengalaman.


7 Pendirian Pabrik kelapa Sawit mini sebagai Badan Usaha Milik Desa. yang akan membeli hasil kebun sawit Rakyat, yang selama ini untuk tandan di bawah tiga kilo gram PKS besar tidak menerima itu, termasuk brondol buah sawit bahkan buah yang layu tetap akan di beli, karena PKS mini bukan untuk membuat minyak goreng tapi akan di jadikan asam tinggi, yang peruntukannya adalah pembuatan biodiesel.


8.Menciptakan Pengusaha di bidang peternakan, Sapi, Kambing, Ayam dan lain lain. dengan meningkatkan anggaran di Dinas yang mengelola program peternakan untuk pemberian bantuan peternakan gratis.


9.Peningkatan kesejahteraan Anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) dengan cara peningkatan peran dan Fungsinya yang selama ini terabaikan bahkan di pandang sebelah mata.


Dari program di atas terlihat jelas keberpihakan Holda kepada rakyat, Holda menemukan ini karena selama 15 tahun jadi anggota DPRD sumsel Holda selalu berdialog dengan rakyat kecil sehingga keluhan dan rintihan rakyat karena kemiskinan akibat sempitnya lapangan pekerjaan dan sulitnya mendapatkan modal untuk jadi pengusaha di bidang pertanian sekarang terjawab sudah dengan program ekonomi hijaunya, semoga menjadi renungan, agar memilih pemimpin ke depan.


Pilihlah Pemimpin yang Cerdas dan Berintegritas, agar rakyat tidak selalu tergilas. Tutup nya

0 komentar:

Posting Komentar